Denpasar – Jum’at (10/03), Dalam rangka menerapkan Peraturan Mentri Keuangan Nomor 106 Tahun 2016 tentang “Tata Cara Penilaian dan Output Proposal Penelitia dan Pengabdian”, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unud selanggarakan TOT (Training of Trainer) dan Penyegaran Reviewer di Aula Gedung Pascasarjana, Kampus Unud Jl. PB. Sudirman. Acara ini dihadiri oleh Prof.Dr. Heri Hermansyah,S.T.,M.Eng. selaku Direktur DRPM Universitas Indonesia sekaligus sebagai ketua Reviewer Penelitia Nasional, Prof. Dr. Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng, Ketua LPPM Universitas Udayana, reviewer nasional, Prof. Dr. Ir. I Nyoman Sucipta, M., Prof.Dr.Ir I Gde Rai Maya Temaja, M.P., dan Prof.Dr. I Nyoman Arya Thanaya, ME,Ph.D. yang sekaligus menjadi narasumber, Guru Besar Universitas Udayana dan para dosen dilingkungan Universitas Udayana yang telah menyelesaikan program Doktor. 


Peserta TOT dan Penyegaran Reviewer Penelitian dan Pengabdian LPPM Unud di Aula Gedung Pascasarjana Universitas Udayana.

TOT (Training of Trainer) ini dilakukan untuk mensosialisasikan Permen Keuangan Nomor 106 tahun 2016 sekaligus sebagai ajang penyegaran reviewer penelitian dan pengabdian LPPM Unud. Hal ini dimaksudkan untuk melatih sekaligus menguji kelayakan peserta dan calon peserta reviewer untuk menjadi anggota Reviewer LPPM Unud tahun 2017. Terkait dengan permen tersebut LPPM juga akan memeriksa hasil penelitian atau produk output tahun-tahun sebelumnya untuk menghindari adanya ketidaksesuaian antara hasil penelitian dan realita dilapangan.
Lebih dari itu kurangnya jumlah reviewer LPPM pada tahun sebelumnya membuat kinerja LPPM sedikit kelabakan dalam memeriksa proposal yang dijaukan oleh setiap fakultas. “Proposal banyak tapi reviewer sedikit. Jika demikian kita juga sedikit kebingungan untuk memeriksa proposalnya. Jangan heran juga proposal dari fakultas Hukum tapi yang memeriksa dari fakultas pertanian” Ujar Prof. Dr. Ir I Nyoman Gde Antara M.Eng, Ketua LPPM Universitas Udayana ketika memberikan sambutan.

Selain pernyataan diatas Ketua LPPM Unud, Prof. Antara juga menghimbau agar dosen-dosen di Udayana terutama yang sudah S3 untuk meningkatkan penelitian dan pengabdian masyarakatnya, mengingat masih sedikitnya publikasi penelitian Indonesia di kancah Internasional. “Penelitian dan publikasi Indonesia ini masih kalah dengan Malaysia, Singapura dan Vietnam. Untuk kedepannya kapada Bapak/Ibu sekalian semakin banyak lagi membuat penelitian sehingga posisi kita dari tahun ke tahun semakin bagus. baik dilngkup nasional maupun negara-negara di ASEAN. Dan setelah acara TOT ini selesai, ada ketersedian Bapak/Ibu dosen bersedia untuk bergabung menjadi anggota reviewer. Sehingga dapat membantu LPPM dalam penugasan lainnya. ” Tambahnya lagi. (Isma)