Dalam rangka menyusun Renstra Pengabdian tahun 2022-2026, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Udayana melaksanakan Focus Group Discussion, Selasa (30/11/2021) di Golden Tulip Jineng Resort Badung. FGD dihadiri oleh perwakilan UP2M masing-masing fakultas, perwakilan LPPM dari perguruan tinggi di Bali, serta perwakilan dari unsur pemerintah.

Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. I Gede Rai Maya Temaja, MP dalam sambutannya mengatakan, Renstra Pengabdian tahun 2022-2026 merupakan arah kebijakan dan peta jalan pelaksanaan pengabdian di Universitas Udayana untuk lima tahun ke depan. Pihaknya berharap di masa mendatang, kualitas pengabdian dapat semakin meningkat, sehingga memberikan dampak yang baik pula bagi kesejahteraan masyarakat.
“Kami menyambut baik penyusunan Renstra Pengabdian LPPM Unud tahun 2022-2026. Tentu ini menjadi pedoman lima tahun ke depan untuk melakuan pengabdian. Sebagai roadmap atau peta jalan pelaksanaan pengabdian, Renstra ini nanti mesti disosialisasikan ke semua prodi, sehingga tercapai apa yang telah direncanakan. Selain itu, tentu kami berharap ke depan kualitas pengabdian semakin meningkat yang muaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Wakil Rektor.
Ketua LPPM Universitas Udayana Prof. Dr.drh. I Nyoman Suarsana, M.Si,, mengatakan, Renstra Pengabdian tahun 2022-2026 telah mengadopsi isu-isu strategis nasional, isu-isu berbasis SDGs, dan isu-isu yang berkembang untuk pembangunan Bali. Sementara itu, penyusunan Renstra Pengabdian tahun 2022-2026 berdasarkan sejumlah kebijakan, yaitu Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Kementerian tentang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Statuta Unud, Standar Unud, RPAJP Unud tahun 2020-2040, dan Renstra Unud tahun 2020-2040.
FGD diisi dengan pemaparan materi dari penyusun Renstra Pengabdian LPPM Unud, yaitu Prof. Dr. Ir. I Gede Mahardika, M.S.; Prof. Dr. Drh. Nyoman Sadra Dharmawan, MS.; dan Prof. Dr. Ir. I Wayan Nuarsa, M.Si. Kegiatan dilanjutkan dengan rapat pleno untuk mendiskusikan dan mendengarkan masukan dari peserta internal dan eksternal Universitas Udayana untuk menyempurnakan draft yang telah disusun.
Ketua LPPM melanjutkan, dalam Rentra Pengabdian ini disusun capaian-capaian yang hendak dipenuhi Universitas Udayana. Pihaknya berharap melalui FGD ini diperoleh masukan dari peserta internal dan eksternal Universitas Udayana, sehingga dapat memperbaiki dan menyempurnakan draft yang telah dirancang. “Selain mencari masukan dari internal dan eksternal, FGD ini diharapkan dapat menyamakan persepsi atas isu tertentu, yang akan melahirkan kesepakatan dan dan kesempurnaan draft yang telah disusun,” tambah Ketua LPPM. (*)

#BerlariTanpaKaki
#KerjaKerasKerjaCerdas
#LPPMTumbuh
#LPPMUNUD
#UniversitasUdayana
#KriaAbhinayamuwangKriaNipunaNgulatiLPPMWrĕddhi