Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana Ikuti INABUYER B2B2G Expo 2026
di SMESCO Jakarta


Jakarta, 5–7 Mei 2026 — Inkubator Bisnis Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Udayana turut berpartisipasi dalam kegiatan INABUYER B2B2G Expo 2026 yang berlangsung pada 5–7 Mei 2026 di Gedung SMESCO Jakarta. Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana dalam memperluas jejaring, membuka peluang kolaborasi, serta mendorong tenant dan produk binaan agar semakin siap memasuki pasar yang lebih luas.
INABUYER B2B2G Expo 2026 merupakan ajang pertemuan bisnis yang mempertemukan pelaku UMKM, supplier, buyer, kementerian/lembaga, BUMN, pemerintah daerah, serta sektor swasta. Kegiatan ini menjadi ruang penting untuk memperkuat akses pasar UMKM dan mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri melalui pola kemitraan yang lebih terarah dan berkelanjutan. Pameran ini dilaksanakan selama tiga hari, pada 5–7 Mei 2026, pukul 09.00–17.00 WIB di Gedung SMESCO Jakarta.
Kegiatan INABUYER B2B2G Expo 2026 secara resmi dibuka oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), HIPPINDO, danSMESCO Indonesia pada Selasa, 5 Mei 2026 di Jakarta. Dalam pembukaan tersebut, Wakil Menteri UMKM RI, Helvi Moraza, hadir dan menyampaikan pentingnya memperkuat UMKM sebagai pilar ekonomi inklusif, khususnya di tengah dinamika ekonomi global.
Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, INABUYER B2B2G Expo 2026 diikuti sekitar 140 perusahaan yang berasal dari kementerian/lembaga, BUMN, hingga sektor swasta, baik sebagai buyer maupun supplier. Ajang ini juga menargetkan transaksi hingga Rp2,5 triliun, dengan fokus memperluas keterlibatan UMKM dalam program-program prioritas nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis, Perumahan Rakyat, dan Sekolah Rakyat.
Selama kegiatan berlangsung, INABUYER B2B2G Expo 2026 menghadirkan berbagai agenda, antara lain pameran produk unggulan, business matching, diskusi panel dan talkshow, pitching, penandatanganan nota kesepahaman atau MoU, serta penjajakan kerja sama antara buyer dan supplier. Melalui agenda tersebut, peserta tidak hanya memperoleh ruang promosi, tetapi juga kesempatan untuk membangun hubungan bisnis yang lebih konkret dengan calon mitra strategis.
Partisipasi Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana dalam kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkenalkan potensi inovasi, produk, dan tenant binaan Universitas Udayana kepada jejaring pasar nasional. Melalui kegiatan business matching dan interaksi langsung dengan berbagai buyer, tenant binaan diharapkan memperoleh wawasan mengenai standar kebutuhan pasar, strategi promosi, peluang kemitraan, serta mekanisme pengembangan usaha yang lebih profesional.
Selain pameran dan business matching, kegiatan INABUYER B2B2G Expo 2026 juga dirangkaikan dengan kunjungan pejabat, termasuk kunjungan Wakil Menteri UMKM RI ke area pameran. Kunjungan ini menjadi bentuk dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem UMKM dan perluasan akses pasar bagi produk lokal. Dalam rangkaian acara, turut dilaksanakan pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam mendorong transaksi dan penggunaan produk UMK, termasuk penghargaan yang diberikan oleh Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza bersama Sekretaris Utama LKPP Iwan Herniwan.
Pada penutupan kegiatan, INABUYER B2B2G Expo 2026 mencatat capaian transaksi dan potensi kerja sama sebesar Rp2,218 triliun. Kegiatan ini juga mempertemukan sedikitnya 840 UMKM terkurasi dengan buyer dari instansi pemerintah maupun swasta. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Kementerian UMKM, Loto Srinaita Ginting, pada Kamis, 7 Mei 2026 di Gedung SMESCO Jakarta.
Ketua Pusat Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana, Dr. Ni Putu Sutramiani, S.Kom., M.T., bersama jajaran pengurus Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana terus mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan kampus melalui kegiatan strategis seperti pameran, benchmarking, business matching, pendampingan tenant, serta perluasan jejaring dengan mitra industri dan pemerintah. Susunan personalia Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana tercantum dalam Keputusan Rektor Universitas Udayana tentang Personalia Pusat Inkubator Bisnis pada LPPM Universitas Udayana.
Melalui keikutsertaan dalam INABUYER B2B2G Expo 2026, Inkubator Bisnis LPPM Universitas Udayana diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai wadah pengembangan inovasi dan kewirausahaan berbasis kampus. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong tenant binaan agar semakin adaptif, kompetitif, dan siap menjawab kebutuhan pasar, baik di tingkat lokal, nasional, maupun global. (Admin)

Udayana University